Proyek Besar Meikarta Persembahan Lippo Group Terancam Mangkrak Lagi !
Proyek Besar Meikarta Persembahan Lippo Group Terancam Mangkrak Lagi ! - Entah sudah berapa banyak proyek Lippo Group yang sudah terbengkalai alias mangkrak. Namun satu hal yang pasti, proyek mangkraknya bertambah lagi dengan penghentian sementara proyek pembangunan Kota Baru, Meikarta di Cikarang. Mengapa hal ini bisa terjadi? Agen Sbobet Online
Deddy Mizwar, artis iklan Soz*s yang bekerja sampingan sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, meminta Lippo Group menghentikan sementara proyek tersebut. Deddy dan Aher dikenal dengan duet prihatin dan duet ‘cengeng’. Mereka rajin berdoa ketika musibah tiba, dan tidak banyak mengurus infrastruktur. Entah uangnya dipakai untuk apa.
Melihat dari sepak terjang Lippo Group yang dikenal dengan proyek-proyek yang sampai sekarang belum rampung, salah satunya proyek senilai 200 Triliun, yakni Millenium Village di Lippo Village Karawaci. Proyek yang mantap dengan sejumlah terobosan baru yang dijanjikan seperti green living, smart system, bangunan vertikal ala arsitek Singapura, pun sampai sekarang belum selesai.
Bukan hanya MV, proyek-proyek di Makassar, Manado, Bintaro, Cikarang, Cempaka Putih, dan lain sebagainya pun juga tidak lepas dari kendala. Perkembangan dari seluruh proyek tersebut tidak ada yang tuntas seperti yang dikatakan. Sekali lagi, tak ada satupun proyek yang tuntas pengerjaannya. Betul-betul tak ada satupun. Saya berkata ini dari portal pemberitaan terpercaya, Kompas Properti.
Entah apa yang dipikirkan, dengan mangkraknya proyek-proyek tersebut, James Riady pun dengan gagah berani mengeluarkan satu lagi proyek yang katanya nyaris senilai 200 Triliun juga di daerah Cikarang, yakni Meikarta.
Proyek yang rasanya terlalu dibesar-besarkan sebelum rampung, mulai menemui jurang yang terjal. Jurang perizinan yang agaknya bermasalah. Mengapa saya katakan bermasalah? Mari kita simak penjelasan selengkapnya. Saya tidak berani memberi opini yang terlalu jauh. Saya hanya memberikan fakta.
Suara Lippo Group saat Ahok menjabat sebagai gubernur sangat hening, bahkan cenderung pasif. Namun setelah Ahok masuk penjara, proyek Meikarta langsung di-launching. Loh? Apa hubungannya Meikarta yang ada di Jawa Barat dengan DKI Jakarta? Apa hubungannya antara Jakarta dan Jabar?
Apakah memang ada hubungan-hubungan yang terlalu dipaksakan? Entah lah. Sampai sini saja saya hanya memberikan fakta. Ada sesuatu yang jauh lebih seru untuk dibahas dan dipikirkan, ketimbang mengkait-kaitkan orang ini dengan Ahok.
Apa alasan Dedy Mizwar menghentikan sementara proyek Meikarta? Ada dua penjelasan yang saya bisa sajikan kepada para pembaca. Agen Bola Online
Menurut Deddy Mizwar, dalam Perda Nomor 12 Tahun 2014, Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Metropolitan dan Pusat Pertumbuhan, harus mendapatkan rekomendasi pemerintah provinsi Jabar. Jadi secara logika, jika Deddy Mizwar menggunakan alasan ini, maka kesimpulan sementara yang kita peroleh adalah: Lippo belum mengantongi izin Meikarta.
“Nah yang metropolitan butuh izin dari Pemprov baru bisa dibangun. Apalagi yang lintas kabupaten/kota, yang satu kabupaten/kota saja kalau berskala metropolitan itu harus ada rekomendasi Pemprov. Nah ini belum dilakukan. Saya cek kemarin di Bekasi juga belum ada permohonan izin. Saya cek di Pemprov belum ada permohonan izin tapi sudah di pasarkan. Kami putuskan ini dihentikan sampai mereka mohon izin untuk rekomendasi,” kata Deddy di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (2/8/2017)
Alasan yang mungkin tersembunyi atau disembunyikan….
Rasanya untuk raksasa sebesar Lippo, tidak mungkin bagi mereka jika tidak memiliki izin pembangunan. Izin membangun proyek senilai 200 triliun bukanlah hal yang mudah. Banyak ‘aturan-aturan’ yang harus dipenuhi, entah aturan macam apa dan legalitasnya sejauh mana. Tidak berlebihan jika kita sementara berkesimpulan bahwa ada kemungkinan main belakang antara Meikarta dan Pemprov, yang nakal.
Aksi-aksi nakal semacam ini rasanya lumrah terjadi, apalagi untuk proyek yang setara dengan nilai repatriasi pajak seluruh Indonesia. Dari 4000 triliun yang di-reclaim oleh Indonesia, ratusan triliun didapatkan.
Saya tidak mengatakan salah satu dari dua oknum siapa yang salah, siapa yang benar. Menurut saya, dua-duanya ‘GaJe’ alias gak jelas!
Lihat saja Gubernur dan Wagub Jabar, Deddy dan Aher, mereka adalah dua orang yang saya anggap tidak layak jadi pemimpin Jabar yang dikenal dengan provinsi yang intoleran. Ingatkah para pembaca Seword tentang pemboikotan ibadah Natal di Aula Sabuga Bandung?
Demikian juga dengan James Riady dari pihak Lippo, ia juga memiliki segudang cerita-cerita atau jargon-jargon yang rasanya agak tabu untuk dibicarakan di sini.
Ketika dua orang bermasalah menghadapi masalah, pasti akan timbul masalah berlipat eksponen. Bandar Casino Terpercaya
Sulit sekali jika kita membandingkan antara manusia pekerja bernama Jokowi dengan orang-orang yang bahkan super kaya dan mampu membangun ini dan itu, ternyata…. Ah Sudah Lah!

Tidak ada komentar