Header Ads

Tersangka Rizieq Shibab Kembali Serukan Revolusi, Adakah Hubungan Dengan Terpajangnya Bendera Terroris Internasional ISIS Di Kebayoran Lama?

Tersangka Rizieq Shibab Kembali Serukan Revolusi, Adakah Hubungan Dengan Terpajangnya Bendera Terroris Internasional ISIS Di Kebayoran Lama? - Dari nun jauh di sana, Rizieq Shihab berteriak rekonsiliasi atau revolusi. Tentu seruan ini ditujukan kepada pemerintahan Jokowi. Kalau pemerintah tidak merespon keinginan Rizieq untuk rekonsiliasi, maka Rizieq Shihab akan menyerukan kepada umatnya untuk revolusi.



Saya sendiri heran, apa kekuatan dari Rizieq Shihab sehingga menyerukan revolusi? Dan siapa yang akan mendukung Rizieq Shihab melakukan revolusi? FPI? Ada seberapa kekuatan FPI dibandingkan dengan TNI? Senjata apa yang akan dipakai oleh FPI untuk melawan pemerintah notabene TNI? Umat Islam? Umat Islam mana yang akan membela Rizieq Shihab? Hanya mereka yang radikal saja yang akan membela Rizieq. Sedangkan Islam yang toleran seperti NU dan Muhammadiyah tentu tidak akan turut serta melakukan revolusi. Agen Sbobet Online

Rizieq Shihab mengultimatum kepada pemerintah, agar segera melakukan rekonsiliasi. Tetapi ada syaratnya, kata Rizieq. Syaratnya apa? Hentikan semua kasus yang melibatkan dirinya. Apa? Semua kasusnya dihentikan? Emang Lo tuh siapa? Dengan seenak-enak saja menyuruh menghentikan kasusnya. Apakah Rizieq tidak sadar ketika dia mengkriminalisasi Ahok? Sampai melakukan demo yang berjilid-jilid. Kok sekarang dengan entengnya menyuruh pemerintah menghentikan kasusnya yang berjibun itu?

Kalau pemerintah tidak mau rekonsiliasi, maka Rizieq menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk revolusi. Karena Rizieq menuduh pemerintah telah melakukan kriminalisasi ulama. Dan ini merupakan satu syarat yang diajukan oleh Rizieq agar rekonsiliasi dapat terwujud. Hentikan semua kasus yang ditimpakan kepada ulama dan aktivis. Dalam bahasa Rizieq bahwa semua itu adalah kriminalisasi dan harus segera dihentikan. Tetapi, apakah Rizieq Shihab sadar bahwa tidak ada kriminalisasi ulama seperti yang disampaikan Presiden Jokowi ketika bertemu dengan GNPF?

Dan yang lebih lucunya lagi, untuk dapat mencapai rekonsiliasi tersebut Rizieq juga mengajukan syarat pemerintah menghentikan penistaan terhadap agama apapun juga. Statement dari Rizieq ini menurut saya sangat lucu sekali. Apakah pembaca setia Seword dapat melihat kelucuan tersebut? Coba Anda baca baik-baik, menghentikan penistaan terhadap agama apapun juga. Padahal, Rizieq Shihab adalah rajanya penistaan terhadap agama lain. Setiap khotbahnya selalu menjelek-jelekkan agama lain. Masih ingat tentang penistaannya terhadap agama Kristen yang mengatakan Tuhan beranak, bidannya siapa? Kalau pembaca Seword sudah tidak ingat lagi, mari saya kutipkan pernyataan Rizieq tersebut. Agen Bola Online

“…Habib Rizieq selamat Natal. Artinya apa, selamat hari lahir Yesus Kristus sebagai anak Tuhan. Saya jawab, lam yalid wa lam yulad, Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan. Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa…”

Rizieq yang justru sering melakukan penistakan terhadap agama lain, tetapi sekarang Rizieq Shihab justru mengajukan syarat untuk menghentikan penistaan terhadap agama apa pun, sedangkan dirinya sekarang terlibat kasus penistaan agama, yang mana telah dilaporkan oleh PMKRI.

Sungguh lucu orang yang satu ini. Dirinya yang sering menistakan agama lain, justru sekarang mengajukan syarat agar pemerintah menghentikan penistaan terhadap agama apa pun. Apakah Rizieq Shihab tidak punya cermin di rumahnya, tidak bisa berkaca terhadap dirinya sendiri? Atau kah hanya Rizieq yang boleh menistakan agama lain, sedangkan orang lain tidak boleh?

Sebuah syarat rekonsiliasi yang absurd. Semua syarat yang diajukan hanya untuk menguntungkan dirinya sendiri. Menyuruh menghentikan kriminalisasi ulama padahal sudah ditegaskan tidak ada kriminalisasi ulama yang ada hanya proses hukum biasa yang bisa menimpa siapa saja. Meminta pemerintah menghentikan penistaan agama apa pun, padahal dirinya yang sering menistakan agama lain. Bandar Casino Terpercaya

Kembali kepada seruan revolusi dari Rizieq Shihab jika rekonsiliasi tidak tercapai. Apakah ini hanya sebuah gertakan sambal dari Rizieq Shihab agar kasusnya dihentikan oleh kepolisian? Apakah ini merupakan tawar menawar dari Rizieq Shihab? Apakah pemerintah dalam hal ini kepolisian akan menuruti permintaan dari Rizieq Shihab? Dan saya yakin kepolisian akan tetap melanjutkan kasus yang melibatkan Rizieq Shihab ini. Dan pemerintah tidak akan takut akan ancaman revolusi dari Rizieq. Karena siapa yang akan mendukung seorang buronan yang tidak berani menghadapi kasusnya? Paling banter yang akan mendukung penuh seruan Rizieq Shihab ini hanya FPI dan gerombolannya. Memang mereka bisa melawan TNI? Saya tidak percaya.

Saya kira bagus juga FPI melakukan revolusi, agar ada alasan bagi TNI untuk menumpas mereka. Karena mereka dianggap telah melakukan makar. Dan untuk tetap mempertahankan NKRI, TNI tidak dapat disalahkan jika dengan kekuatan persenjataan menumpas gerombolan ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.