Header Ads

Kerja Keras Tito Karnavian Berhasil Membuat Balikpapan Menjadi Lebih Aman Dan Damai

Kerja Keras Tito Karnavian Berhasil Membuat Balikpapan Menjadi Lebih Aman Dan Damai - Dengan dikeluarkannya Perpu nomor 2 tahun 2017 menggantikan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas memang masih menuai pro dan kontra di mata masyarakat. Khusus ormas yang dinilai bertentangan dengan pancasila, salah satunya HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) harus siap-siap dan legowo jika benar dibubarkan. Namun rupa-rupanya antek dan pengikutnya kesulitan menelisik dan tidak mampu membedakan ormas mana yang pro Pancasila dan mana yang bukan. Tidak pelak juga yang terjadi di Balikpapan (saya kira sudah tidak ada, ternyata masih ada pemirsa) Agen Sbobet Online



Mungkin tidak banyak yang tahu, Balikpapan, Jumat, 21 Juli 2017 yang seyogyanya akan ada konvoi dan orasi dari Aliansi Pemuda Pemudi dan Masyarakat Balikpapan dengan tema “Mengawal Pancasila, menjaga Bhineka Tunggal Ika” terpaksa dibatalkan.

Kebetulan di hari yang sama, saya sedang berada di lokasi Polres Balikpapan (Purwa) untuk memperpanjang Surat Ijin Mengemudi. Tampak di halaman parkir, sedang dilaksanakan apel yang dipimpin oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin. Apel tersebut dihadiri kurang lebih 300 personil dari brimob, intel, polri, tentara dan masih banyak lagi aparat keamanan yang tidak mengenakan seragam alias baju bebas. Tampak juga bis brimob dan mobil anti peluru di halaman parkir. Sayang sekali saya tidak sempat mengambil gambar banyak saat itu.

Siangnya tepat pukul 2 siang WITA, saya kembali ke lokasi untuk mengantarkan beberapa berkas yang ketinggalan, namun sepanjang jalan tidak terlihat orasi atau konvoi yang dimaksud. Usut punya usut ternyata orasi tidak jadi dilakukan karena ada isu demo tandingan.

Demo tandingan?

Safaruddin menjelaskan demo tandingan tampaknya diprakarsai oleh orang yang sama, yaitu kalangan HTI sendiri “Iya, orangnya itu juga (HTI), cuma covernya sudah berbeda, makanya ada kelompok lain memberikan reaksi,”

Namun pihak kepolisian tidak mau kecolongan atau tertipu lagi. Meskipun sudah memberikan peringatan tertulis kepada kedua belah pihak (pro dan kontra) kepolisian tetap sigap mengamankan kota Balikpapan tercinta. “Saya kan memberikan pemberitahuan tertulis dan lisan, jangan ada yang melakukan unjuk rasa, karena ada pro kontra. Kalau itu kita biarkan akan terjadi konflik, nanti kalau terjadi konflik polisi dibilang pembiaran. Alhamdulilah mereka bisa mengerti dan sehingga tidak ada” ujarnya. Agen Bola Online

Kapolda mengerahkan sejumlah 722 personel polisi untuk mengamankan situasi dan potensi adanya gangguan keamanan dari kedua belah pihak. “Antisipasi, nanti mereka bilang enggak enggak, tau-taunya turun,” Ujar Safaruddin

Saat saya bertemu dengan salah seorang petugas loket SIM saya pun bertanya secara langsung terkait kabar tersebut. Petugas yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut menganggukan kepala dan sedikit berbisik-bisik sambil menyebutkan HTI. Tampak gurat kelegaan di wajahnya, syukurlah tidak jadi demo.

Mengendus bahaya. Saya kira inilah hasil didikan Tito kepada anak buahnya. Ia pandai mengendus bahaya jauh sebelum pihak lain merasakannya. Tanpa analisa panjang kali lebar kapolda Balikpapan berinisiatif menyurati kedua belah pihak untuk demo dibatalkan, Syukurlah kedua belah pihak supportif dan tidak sulit dikendalikan. Apresasi untuk Kepolisian Balikpapan. Bravo!

Negosiasi. Tidak sulit untuk kita akui salah satu kelebihan Tito yang saya kira menurun kepada anak buahnya adalah negosiasi. Tentu kita masih ingat aksi Tito sholat jumat bersama alumni 212? Apa jadinya kalau kapolda Balikpapan tanpa tedeng aling-aling langsung membubarkan demo, mungkin chaos yang lebih besar akan terjadi.

Sigap dan Antisipastif adalah keahlian yang harus dimiliki semua aparat penegak hukum. Artinya tidak gampang terlena dengan sesuatu yang tampak “aman” dari luar. Ini juga menurun kepada anak buah Tito. 722 personil dikerahkan untuk berjaga-jaga apabila terjadi chaos.

Semakin kesini kepolisian Indonesia semakin berbenah dan kita patut berbangga dipimpin oleh orang-orang berintegritas dan tetap mengedepankan hak demokrasi berbangsa dan bernegara.

Sebagai Warga Balikpapan saya bangga pula, ternyata masih banyak warga yang waras dan “tidak semau gue”. Masih banyak warga yang memimpikan keadaan tenang dan kedamaian. Semakin banyak warga yang peduli akan kepentingan yang jauh lebih besar bagi kemajuan kota dan bangsanya, ketimbang memikirkan kepentingan diri pribadi dan golongan. Bandar Casino Terpercaya

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.