Hasil Kerja Menteri Susi Pudjiastuti : Impor Turun, Ekspor Naik. Luar Biasa !!
Hasil Kerja Menteri Susi Pudjiastuti : Impor Turun, Ekspor Naik. Luar Biasa !! - Gila! Untuk kali pertama neraca perdagangan perikanan Republik Indonesia nomer satu di Asia Tenggara mengungguli Thailand dan Filipina yang selama ini lebih menguasai. Hal ini disampaikan sang menteri dalam acara Ikatan Alumni Universitas Indonesia. Agen Bola Online
Ingat prestasi ini dicetak di jaman Presidennya Joko Widodo dan menterinya Susi Pudjiastuti. Dua orang yang terus dikuyo-kuyo oleh sekelompok orang untuk segera turun dari jabatannya. Aneh, orang bekerja benar kok malah mau dilengserkan.
Kebijakan Susi dan dukungan Jokowi untuk melakukan moratorium kapal ikan asing, memberantas illegal fishing, melarang bongkar muat di tengah laut yang menyebabkan mudahnya penyelundupan, serta ketatnya pengawasan wilayah maritim adalah kuncinya. Dan imbasnya pada Thailand dan Filipina menyiratkan bahwa jangan-jangan selama ini pendapatan kedua negara sejatinya bersumber dari ikan wilayah kita.
Kebijakan pemberantasan illegal fishing, moratorium kapal ikan eks asing dan larangan bongkar muat kapal di tengah laut, hingga penegakan hukum melalui penenggelaman kapal yang dilakukan Indonesia telah berimbas kepada sektor perikanan Thailand dan Filipina.
Saat ini ekspor perikanan Indonesia naik 5 persen, sementara impor ikan justru turun 70 persen. Stok ikan Indonesia juga naik dari 6,5 juta ton menjadi 12,6 juta ton. Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang menjadi salah satu indikator kesejahteraan naik dari 104 menjadi 110. Usaha perikanan tangkap juga kian menguntungkan lantaran Nilai Tukar Usaha Perikanan (NTUP) juga naik dari 102 menjadi 120. Konsumsi ikan nasional juga naik dari 36 kg menjadi 43 kg per orang.
Dari angka ini justru kalau ada orang yang merasa dirugikan, pendapatannya berkurang, dan hasil tangkapannya tak seperti dulu artinya bisa jadi caranya meraup keuntungan selama ini melanggar hukum. Rugi lho jika kemajuan industri perikanan ini kemudian dipecundangi hanya karena ada mafia yang terbabat kemudian menjadi provokator para nelayan untuk mengusik Susi. Sebab sekarang adalah kesempatan nelayan untuk jadi tuan rumah di negeri sendiri. Dan nggak perlu modal kuat atau kapal besar untuk bisa kaya, asal manut dengan aturan Pemerintah. Agen Sbobet Online
Inilah hebatnya Bu Susi padahal secara formalitas keilmuan mungkin Beliau jauh dibandingkan menteri-menteri terdahulu, tapi buktinya dia bisa mencapai hasil gemilang seperti ini. Saya jadi mikir jadi menteri-menteri sebelumnya yang secara teoritis harusnya lebih unggul itu ngapain aja selama ini ketika ada memangku jabatan mereka?
Memang trend yang sedang berkembang saat ini itu cukup aneh buat saya. Kalau dulu orang nggak bisa bekerja atau pekerjaannya berantakan yang dituntut untuk diganti maka saat ini tidak, justru yang benar dikoyak oleh oknum-oknum melaui tangan rakyat kecil. Bahkan cara menjegal Susi dari kiprahnya sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan itu tak hanya
Kalau masih ada yang mau diprovokatori untuk menjegal Susi, termasuk dengan menaikkan namanya di Pilgub Jabar 2018, maka kita harus menyelidik apakah motif dan tujuan utamanya. Aneh kalau dengan kinerja seperti ini sampai ada kumpulan nelayan dan catutan nama Ormas besar yang disebut berinisiatif menggulingkan Susi. Kepentingan siapa yang mereka sedang perjuangkan?
Semoga saja Pak Jokowi memberikan kesempatan Bu Susi menyelesaikan jabatannya hingga 2019 nanti. Dan semoga juga kalau Pak Jokowi kembali terpilih di 2019, kami tak keberatan jika Bu Susi masih diberi amanah mengurusi perikanan dan kelautan kita. Bandar Casino Terpercaya

Tidak ada komentar