Header Ads

Banyak Penipuan Inventasi Online, Salah Satu nya Seperti Arisan "Mama Gaul"

Banyak Penipuan Inventasi Online, Salah Satu nya Seperti Arisan "Mama Gaul" - Investasi bodong, berlabelkan arisan marak terjadi akhir-akhir ini. Media Sosial seperti WhatShap, BBM, Line dan sejenisnya, salah satu alat komunikasi mereka untuk memulai suatu aksi investasi yang berlabelkan arisan ini. Investasi yang ditawarkanpun ngeri-ngeri sedap, membuat orang terpukau dan menggiurkan. Agen Sbobet Online



Seperti kabar yang yang semua tau, ‘arisan mama gaul’ yah itulah namanya. Namanya juga menggenitkan, arisan mama gaul, bahasanya sosialita banget. Bukan main, dibalik namanya yang kece ini, ternyata dilaburi oleh penipuan sekelompok orang untuk menggelapkan uang mama mama gaul tersebut. Seperti yang dialami oleh salah satu korban ibu Zemy ini.

Sebaiknya ibu-ibu rumah tangga berhati-hati jika ada orang yang mengajak dan menawarkan investasi dengan berbagai iming-iming menggiurkan. Bukan malah untung, bisa-bisa malah buntung. Seperti yang dialami ibu Zemy dan Mama- mama gaul lain, dan melaporkan kasus penipuan dan penggelapan investasi bodong berkedok arisan ‘Mama Gaul’ tersebut.

Dampak penggunaan media sosial tentu ada yang positif dan ada juga yang negatif, tergantung kita dalam memanfaatkannya. Ada banyak orang memanfaatkan media sosial untuk melakukan penipuaan, bukan hanya investasi atau bisnis seperti yang dialami oleh mama-mama gaul ini. Media sosial juga, menjadi langkah yang strategis bagi sekelompok orang, menghembuskan isu-isu yang sebenarnya hoax, mematikan lawan politik, menyebarkan paham-paham radikalisme dan masih banyak lainnya, yang berdampak negatif. Kita sebagai pengguna sebenarnya dilatih untuk dewasa dalam menyerap informasi yang ada, mengevaluasinya, apakah suatu kebenaran atau tidak. Lihat saja, bagaimana ISIS menggunakan media sosial, sebagai salah satu, sarana komunikasi, menyebarkan paham- paham ideolisnya maupun sistem pengrekrutan orang untyk bergabung di ISIS (baca berita) Agen Bola Online

Kita keluar dulu, dari tema, yang dialami oleh mama- mama gaul ini, sehingga tertipu oleh investasi bodong berlabelkan arisan ini. Media sosial, memang syarat kegaduhan, seperti yang dilakukan Buni Yani memotong video, saat Ahok bicara di Pulau Seribu tersebut. Di mana Buni Yani, laki-laki beruban ini, tamatan luar negeri komunikasi lagi, memanfaat media sosial, untuk membuat kegaduhan. Pilihan pengeditan juga, luar biasa, tang dilakukan Buni Yani. Jurus ‘buta’ komunikasi pun dikeluarkan, dengan mengedit kalimat yang sensitif (dalam hal ini, Almaidah 51, dan pengeditan kata pakai). Buta komunikasi seperti inilah yang kita sesali, efek komunikasi massa, dan psikologi komunikasi. Sampai-sampainya, sempat saya berpikir, apakah Buni Yani ini, benar sekolah komunaksi atau tidak, di luar negeri pula.

Yah, begitulah cara kerja media sosial, kalau kita tidak dewasa dalam menggunakannya. Seperti yang dialami mama -mama gaul ini, berujung pada penipuaan sekelompok orang dengan iming-iming keuntungan yang fantastis, ibu-ibu gaul ini pun terjatuh dengan rayuaan gombal para investasi bodong ini.

Untuk itu, janganlah kita tehipnotis dengan rayuaan gombal para investasi maupun berbagai bentuk tawaran bisnis yang menawarkan keuntungan fantastis. Pertama, kita harus tau dulu, apakah ini legal atau tidak secara kelembagaan. Kedua, mengenal orang secara pasti, apakah yang menawarkan, kita harus mengetahui, jejak kehidupan dan kesehariannya atau tidak. Dan poin dua pun tidak menjamin, meskipun kenal dekat dengan orang. Paling kurang poin satu, karena sistem pengaduaan kita lebih mudah karena perusahan legal atau tidak. Pengaduaan kita, kalau ada modus penipuaan pun, mudah untuk diusut. Bandar Casino Terpercaya

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.